Kades Plana Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyalahgunaan ADD Dan DD

Kades Plana Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyalahgunaan ADD Dan DD

News Publisher | Cokie Sutrisno
Senin, 20 Januari 2020

BANYUMAS - Kejaksaan Negeri Banyumas telah menetapkan Kepala Desa Plana Kecamatan Somagede,
Yusin dan Kepala Dusun (Kadus) setempat Kahudi sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (Dd) tahun 2016-2018. 

Berkas perkara telah dilimpahkan ke  Pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Pengadilan Negeri Semarang.Sidang di Pengadilan tipikor semarang pasal dakwaan pasal 2, 3 atau pasal 9 UU tipikordengan ancaman maksimal lima tahun penjara, dan denda paling sedikit Rp 50 juta dan maksimal Rp 250 juta.  , 
dipimpin majelis hakim, diketuai Ari Widodo, dengan hakim anggota Sastra Rasa dan Andrianus Indrayanta.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Banyumas melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Sigit Prabawa Nugraha, SH  pada sidang pertama, Senin (20/1/2020) terdakwa mengajukan penangguhan penahanan. "Pertimbangan telah mengembalikan uang yang disalahgunakan,"katanya.

Keduanya dianggap merugikan negara sekitar Rp 400 juta, dari APBDes Plana tahun 2016-2018 sekitar Rp 1,2 miliar untuk pos anggaran ADD dan DD untuk kegiatan fisik (infrastruktur).

Menurut jaksa penuntut umum (JPU), terdakwa dianggap menyalahgunakan kewenangan melakukan mark up atau penggelembungan anggaran dan pemalsuan laporan atas penggunaan dana ADD dan DD untuk sejumlah kegiatan fisik di desa setempat selama dua tahun anggaran.

Kasus tersebut ditangani pihak Kejari Banyumas, setelah ada laporan masuk dari masyarakat sekitar bulan September tahun 2019, Bulan November, setelah melalui pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, mereka ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan. (*)